Headline News

Korem 121/Abw Gagalkan Penyelundupan 5,269 Kg Sabu di Perbatasan Kalbar-Malaysia

badge-check

Korem 121/Abw Gagalkan Penyelundupan 5,269 Kg Sabu di Perbatasan Kalbar-Malaysia Perbesar

Sambas, ZONA Kalbar – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani menggagalkan dugaan penyelundupan 5,269 kilogram sabu melalui jalur tidak resmi di Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Dua warga negara Indonesia yang diduga berperan sebagai kurir dan penjemput barang turut diamankan.

Pengungkapan itu bermula dari operasi penyergapan yang dilakukan personel Satgas Pamtas pada Jumat malam, 9 Oktober 2026, sekitar pukul 21.10 WIB. Petugas menghentikan seorang pelintas batas di jalur tidak resmi untuk diperiksa.

Dari pemeriksaan tersebut, personel menemukan lima bungkus kemasan teh Cina berwarna hijau bermerek QING SHAN yang diduga berisi sabu dengan berat bruto 5,269 kilogram.

Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigadir Jenderal TNI Purnomosidi mengatakan barang bukti bersama terduga pelaku kemudian dibawa ke Pos Koki Sajingan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil interogasi awal, sabu itu diduga berasal dari seorang warga negara Malaysia berinisial M yang bekerja sebagai sopir travel di Sematan, Sarawak, Malaysia.

Dalam dugaan skema pengiriman tersebut, seorang kurir berinisial AA disebut dijanjikan bayaran RM500 untuk mengantarkan barang kepada R, yang diduga bertugas menjemput paket tersebut.

AA merupakan warga Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas. Sementara R juga berasal dari kecamatan yang sama, tetapi dari desa berbeda. Keduanya merupakan warga negara Indonesia.

Setelah pengungkapan kasus tersebut, Korem 121/Abw menyerahkan barang bukti dan kedua terduga pelaku kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat di Aula Mapomdam XII/Tanjungpura, Minggu, 11 Oktober 2026.

Purnomosidi mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil operasi Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani di bawah komando Letnan Kolonel Arm Hanafi Sulaeman yang didukung Satgas Intelijen. Ia menilai pengawasan jalur tidak resmi perlu diperketat karena berpotensi dimanfaatkan jaringan penyelundupan narkotika lintas negara.

Kepala BNNP Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Polisi Totok Lisdiarto mengatakan wilayah Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki kerawanan terhadap penyelundupan narkotika.

Menurut dia, BNNP Kalbar bersama Polda Kalbar memprioritaskan pemberantasan peredaran narkotika, termasuk mengantisipasi jalur masuk yang diduga digunakan untuk memasok barang terlarang ke wilayah lain di Indonesia.

Penanganan perkara selanjutnya dilakukan BNNP Kalbar. Keterlibatan pihak lain dalam dugaan penyelundupan tersebut masih perlu didalami melalui proses penyidikan.

Keterangan mengenai asal sabu, pembagian peran, dan dugaan jaringan pengiriman dalam kasus ini masih mengacu pada hasil pemeriksaan awal. Status hukum kedua terduga pelaku akan ditentukan berdasarkan proses penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Red)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Petani Tagih Hak, PT BKP & Koperasi Diminta Buka Data Kemitraan

8 Okt 2026 - 20:53 WIB

Petani Tagih Hak, PT BKP & Koperasi Diminta Buka Data Kemitraan

Polisi Amankan Suami Korban Kematian Perempuan di Selakau

4 Okt 2026 - 08:51 WIB

Polisi Amankan Suami Korban Kematian Perempuan di Selakau

Kemenhut Tangkap Pengangkut Kayu Diduga Ilegal di Sanggau, Pemilik dan Pemodal Diburu

3 Okt 2026 - 18:33 WIB

Kemenhut Tangkap Pengangkut Kayu Diduga Ilegal di Sanggau, Pemilik dan Pemodal Diburu

Pipit Rismanto Digeser, Hengki Jadi Kapolda Jabar

3 Okt 2026 - 16:32 WIB

Pipit Rismanto Digeser, Hengki Jadi Kapolda Jabar

OTT Polda Kalbar Diduga Berkaitan dengan Audit Perumdam Bengkayang

2 Okt 2026 - 13:51 WIB

OTT Polda Kalbar Diduga Berkaitan dengan Audit Perumdam Bengkayang
Trending di Headline News