Sanggau, ZONA Kalbar.id – Pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.785.04 di Kabupaten Sanggau, Tano, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan terkait pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar menggunakan jeriken yang viral di sejumlah media daring.
Melalui pesan singkat kepada awak media, Tano menjelaskan bahwa praktik pengisian tersebut bukan untuk kepentingan penjualan eceran ilegal, melainkan bentuk pelayanan kepada masyarakat di wilayah pedalaman yang hanya dapat dijangkau melalui jalur sungai.
“Pengisian solar dengan jeriken itu kami lakukan demi membantu masyarakat yang tinggal di daerah pelosok dan menggantungkan transportasi pada moda sungai. Tidak memungkinkan bagi mereka mengisi langsung ke perahu karena selang di SPBU tidak sampai ke bibir sungai,” ujar Tano, Jumat (18/4/2025).
Ia juga menyayangkan pemberitaan yang muncul tanpa konfirmasi terlebih dahulu, sehingga menimbulkan kesan yang tidak utuh kepada publik.
“Saya tidak pernah menutup diri. Kalau ada rekan-rekan media yang ingin datang atau bersilaturahmi, saya sangat terbuka. Kalau kebetulan tidak berada di tempat, itu bukan berarti saya menghindar, mungkin saja sedang ada kegiatan di luar,” kata dia.
Tano berharap klarifikasi ini bisa meluruskan kesalahpahaman yang sempat beredar dan mengajak seluruh pihak, khususnya insan pers, untuk menjaga komunikasi serta menyajikan informasi yang akurat dan berimbang. (Butun)
Baca Juga: Sanggau Siapkan Sekolah Lima Hari untuk Tahun Ajaran Baru








