Sanggau, ZONA Kalbar.id — Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau memastikan ketersediaan Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk korban gigitan hewan peliharaan dalam kondisi aman. Pemerintah daerah juga telah mengajukan pengadaan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Saat ini terdapat 379 vial VAR yang tersedia di instalasi farmasi kabupaten. Bantuan dari provinsi sebanyak 400 vial juga baru kami terima,” kata Utin Mufti Dewi, epidemiolog Dinkes Sanggau, Senin, 21 Juli 2025.
Distribusi vaksin, kata Utin, sudah dialokasikan ke seluruh Puskesmas, RSUD, dan RS Temenggung Gergaji. Selain itu, Pemkab Sanggau melalui Dinas Kesehatan juga mengajukan pembelian tambahan sebanyak 1.055 vial yang kini masih dalam proses kedatangan.
Menanggapi keluhan masyarakat mengenai ketiadaan vaksin di sejumlah fasilitas kesehatan, Utin menegaskan bahwa stok yang tersedia kemungkinan belum diambil oleh pihak terkait. “Kami pastikan stok di instalasi farmasi tersedia. Mungkin belum sempat diambil oleh rumah sakit atau Puskesmas,” ujarnya.
Ia mengingatkan warga agar segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan jika mengalami gigitan hewan peliharaan. Langkah pertama yang direkomendasikan adalah mencuci luka menggunakan sabun di bawah air mengalir selama minimal 15 menit.
“Virus rabies sangat sensitif terhadap sabun yang bersifat basa. Jadi, pembersihan luka merupakan tahap penting sebelum diberikan VAR,” kata Utin.
Dinas Kesehatan Sanggau juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan Kementerian Kesehatan untuk menjamin suplai vaksin tetap terjaga, terlebih dalam situasi meningkatnya kasus gigitan hewan peliharaan di sejumlah wilayah. (Butun)
Baca Juga: SMAN 2 Sanggau Deklarasikan Komitmen Anti Kekerasan di Sekolah









2 Komentar