Sanggau, zonakalbar.id- Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau tengah fokus pada penurunan angka stunting sebesar 14 persen, jumlah itu sesuai dengan apa yang mejadi arahan pemerintah.
Keterangan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting belum lama ini, Ginting meyebut
Upaya pencegahan dan penanganan difokuskan pada kelompok remaja, ibu hamil, neonatal, dan bayi.
“Kami terus melakukan sosialisasi kepada remaja dengan edukasi terkait pemeriksaan anemia serta pemberian vitamin penambah darah. Untuk ibu hamil, kami memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya antisipasi dan pencegahan stunting,” ujar Ginting.
Secara khusus, dikatakan, Dinas Kesehatan melakukan penimbangan berat badan dan imunisasi bagi balita sebagai langkah pencegahan stunting. Pemeriksaan terhadap ibu hamil juga dilakukan untuk mencegah kekurangan gizi kronis.
“Kami memeriksa ibu hamil untuk memastikan mereka terhindar dari kekurangan gizi. BMT juga diberikan, dan kami terus memantau efektivitasnya,” ucapnya.
Ginting menyampaikan, harapan bahwa langkah-langkah ini akan berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Ia berharap masyarakat lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu untuk mendukung pencegahan stunting.
“Kami juga meluncurkan sweeping untuk mendata dan memeriksa langsung rumah-rumah yang memerlukan perhatian. Proses ini melibatkan pihak kecamatan agar pelaksanaannya lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.








