Sanggau, ZONA Kalbar.id — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Stepanus Jonedi membuka pertemuan evaluasi kegiatan Kelompok Kerja Operasional Posyandu (Pokjanal) 2025 di Aula Dinas Kesehatan, Selasa (2/12). Evaluasi tersebut demi memperkuat kembali komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan transformasi layanan kesehatan primer hingga ke tingkat desa.
Dalam sambutannya, Stepanus Jonedi menyatakan bahwa Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat yang berfungsi merata bagi seluruh kelompok usia. “Transformasi layanan primer bukan sekadar program administratif. Ini adalah upaya nyata untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan profesional di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa peran kader Posyandu harus terus diperkuat, karena mereka berinteraksi langsung dengan warga dan menjadi sumber informasi kesehatan pertama bagi keluarga. “Kami ingin kader tidak hanya terampil dalam pelayanan dasar, tetapi juga mampu mendampingi keluarga berisiko dan memberi edukasi berbasis data lapangan,” kata Stepanus Jonedi.
Menurut Stepanus, tantangan pembangunan kesehatan saat ini bukan hanya soal angka cakupan layanan, tetapi bagaimana memastikan intervensi yang diberikan memiliki dampak terhadap penurunan kematian ibu dan balita. Karena itu, Dinas Kesehatan mendorong peningkatan kualitas pencatatan, pemanfaatan teknologi informasi kesehatan, dan kolaborasi lintas sektor dalam setiap pelaksanaan program Posyandu.
Ia juga menyoroti pentingnya integrasi layanan di Posyandu, termasuk pemantauan penyakit menular dan tidak menular, serta edukasi gizi dan kesehatan reproduksi. “Jika layanan Posyandu semakin terstruktur, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan dasar tanpa harus menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan,” tuturnya.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah lintas sektor, antara lain TP PKK Kabupaten Sanggau; Kepala Baperida; Kepala DPMPemDes; Kepala BPKAD; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Kepala DKP; Kepala Dinas Kominfo; Kepala DinSosP3AKB; Kepala Dinas PU dan Tata Ruang; Kepala Dinas Perkimtan; Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Kepala Dinas KPTPHP; Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan; Kepala Satuan POLPP; Kepala BPBD; Kepala Badan Kesbangpol; Camat se-Kabupaten Sanggau; Kepala Bidang Dinas Kesehatan; Kepala Puskesmas; serta penanggung jawab promosi dan pemberdayaan masyarakat puskesmas se-Kabupaten Sanggau.
Pemerintah Kabupaten Sanggau menargetkan seluruh Posyandu berjalan aktif dan memiliki peran sosial yang kuat sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Melalui evaluasi Pokjanal, Dinkes berharap pelaksanaan program pada 2025 dapat lebih tepat sasaran dan mendukung pencapaian target RPJMN 2025–2029. (Butun)








