Pontianak, ZONA Kalbar.id –
Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menggelar peringatan Hari Antikorupsi, kegiatan berlangsung di Gedung LAKI Centre Jalan Raya TPI Komplek Pondok Harapan Kita no.169 Rengas Kapuas Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Senin (8/12), dengan tema Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam Penegakan Hukum, Pencegahan, dan Pemberantasan Korupsi. Meski cuaca kurang bersahabat dan wilayah sekitar dilanda banjir, kegiatan tetap berlangsung dengan antusias.
Kasi Intelijen II Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Rudy, mewakili Kajati Kalbar, memberikan apresiasi atas konsistensi LAKI dalam mendorong agenda antikorupsi.
“Pemberantasan korupsi tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada sinergi antara Kejaksaan, Kepolisian, KPK, dan masyarakat,” kata Rudy.
“Dampak korupsi nyata terlihat pada terhambatnya pembangunan hingga kerusakan lingkungan. Komitmen bersama harus terus dijaga.”
Sejalan dengan itu, Kanit 3 Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar, Marhiba S.H., yang hadir mewakili Kapolda Kalbar, menekankan pentingnya pengawasan publik dalam mencegah praktik korupsi di daerah.
“Peran masyarakat sangat penting, termasuk LAKI yang konsisten menyuarakan pemberantasan korupsi. Kita berharap tidak ada lagi praktik ilegal seperti pembalakan liar yang tidak terkontrol,” ucap Marhiba.
Ketua Umum DPP LAKI, Burhanuddin Abdullah, menyebut momentum peringatan ini sebagai ajakan untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo harus terus dikawal secara kritis.
“Kerja besar melawan korupsi membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa. LAKI akan tetap menjadi mitra strategis dalam mengawasi dan melaporkan setiap indikasi korupsi di daerah,” ujar Burhanuddin.
Acara ditutup dengan seruan publik untuk memperkuat integritas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan, demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi. (ril)








