LANDAK, ZONA Kalbar — Bagi sebagian anak, kantor polisi mungkin identik dengan seragam, kendaraan patroli, dan suasana yang serius. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Mapolres Landak, Kalimantan Barat, Selasa, 6 Oktober 2026.
Sebanyak 149 siswa RA/TK/KB Nurul Islam Ngabang datang untuk mengenal lebih dekat lingkungan kepolisian melalui program Polisi Sahabat Anak. Mereka diajak melihat kendaraan dinas sekaligus berinteraksi dengan anggota polisi.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.30 WIB itu menjadi sarana bagi kepolisian memperkenalkan tugas polisi kepada anak dengan pendekatan yang lebih ramah dan mudah dipahami.
Anak-anak didampingi orang tua serta delapan guru dan pengajar. Mereka juga mendapat kesempatan melihat langsung sejumlah kendaraan yang digunakan polisi dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Untuk mendukung kunjungan tersebut, Polres Landak menyediakan bus, mobil Truck Dalmas, dan kendaraan dinas Satlantas untuk mengangkut para siswa dari sekolah menuju Mapolres Landak di Jalan KM 3 Ngabang.
Kasat Lantas Polres Landak Inspektur Polisi Satu Risandiy Indra Waspada mengatakan pendekatan kepada anak sejak dini diperlukan agar mereka tidak memandang polisi sebagai sosok yang hanya bertugas melakukan penindakan.
“Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa polisi adalah sahabat dan pelindung masyarakat,” kata Risandiy, mewakili Kapolres Landak Ajun Komisaris Besar Polisi Devi Ariantari.
Menurut dia, pengenalan kepolisian dilakukan dengan cara yang menyenangkan agar anak lebih mudah memahami berbagai tugas polisi.
Pendekatan semacam itu, kata Risandiy, diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat sejak usia dini.
“Kami berharap anak-anak dapat mengenal polisi sebagai sosok yang ramah, humanis dan siap memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Program tersebut dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Landak bersama Satuan Pembinaan Masyarakat Polres Landak. Sejumlah personel yang terlibat antara lain Aiptu Suryansah, Aipda Thuri Yatna, Aipda Pransius, Brigpol Andriyadi, Brigpol Hendro Sumadi dan Bripda Fitri Nur Atikah.
(ril)





