PDAM Tirta Khatulistiwa Targetkan Penurunan Kebocoran Air

Gambar Gravatar

Pontianak, ZONA Kalbar.id — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Khatulistiwa menargetkan penurunan kebocoran air hingga di bawah 25 persen dalam lima tahun ke depan. Target ini menjadi bagian dari rencana bisnis 2025–2029 yang disusun untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat Kota Pontianak.

Plt Direktur Utama PDAM Tirta Khatulistiwa, Wawan Hari Purnomo, mengatakan cakupan layanan air bersih saat ini telah mencapai 90 persen. Perusahaan berencana menambah sekitar 19 ribu sambungan baru untuk mencapai target 97 persen cakupan layanan pada 2029.

Bacaan Lainnya

“Rencana bisnis ini kami susun secara matang. Fokusnya tidak hanya pada perluasan jaringan, tetapi juga pada peningkatan efisiensi dan pengurangan kebocoran,” ujar Wawan di Pontianak, belum lama ini, usai melantik jajaran Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Khatulistiwa periode 2025–2029 di Aula PDAM.

Menurut Wawan, kebocoran air disebabkan berbagai faktor, mulai dari persoalan teknis hingga operasional. Misalnya pencucian filter, flushing perpipaan, maupun kebocoran pada jaringan distribusi. Ia menilai, setiap penurunan angka kebocoran akan berdampak langsung pada efisiensi dan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Rata-rata distribusi air per bulan mencapai sekitar 3,4 juta meter kubik untuk 157 ribu sambungan. Kalau kebocoran bisa ditekan, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kota Pontianak optimistis target tersebut dapat tercapai melalui sinergi antara pemkot, dewan pengawas, dan jajaran PDAM. “Kami ingin menghadirkan layanan air bersih yang lebih baik, andal, dan berkelanjutan bagi warga Pontianak,” ujar Wawan. (ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Pos terkait

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *