Pontianak, ZONA Kalbar.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) Kalimantan Barat periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam acara pelantikan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (29/10). Pelantikan dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat FBN RI, Prof. Dr. Ir. H. Zainal Abidin Sahabbudin, M.M.
Ketua FBN RI Kalimantan Barat, Karmin Hamade, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang memfasilitasi penggunaan pendopo sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai dukungan itu mencerminkan pemerintahan yang membuka ruang partisipasi publik.
“Gedung ini dulu rumah dinas gubernur, sekarang menjadi rumah rakyat. Artinya, gubernur kita benar-benar merakyat dan mendukung gerakan bela negara,” kata Karmin.
Karmin menjelaskan, FBN RI dibentuk berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai wadah penguatan nasionalisme dan kesadaran bela negara di masyarakat. Ia menekankan posisi strategis Kalimantan Barat sebagai wilayah perbatasan yang menjadi “wajah depan” Republik Indonesia.
“Ketika bicara perbatasan, kita bicara wajah Indonesia. Karena itu, perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan adalah keharusan,” ucapnya.
Karmin juga mengapresiasi dukungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Barat terhadap kegiatan FBN RI. Ia menilai kemitraan pemerintah dan masyarakat sipil menjadi pilar penting ketahanan nasional.
Dalam kesempatan itu, Karmin menyampaikan beberapa gagasan strategis, termasuk pembangunan fasilitas publik representatif di wilayah perbatasan. Ia mendorong pendirian kantor desa atau kecamatan termegah di kawasan perbatasan serta mengusulkan pendirian Universitas Pertahanan RI di wilayah batas negara.
“Kami ingin simbol kehadiran negara tampak jelas di perbatasan, termasuk kantor desa atau kecamatan yang megah di Aruk Sambas. Bahkan kami mengusulkan Universitas Pertahanan RI dibangun langsung di perbatasan Indonesia–Malaysia,” ujarnya. “Kami berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendukung langkah ini.”
Menutup sambutannya, Karmin mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus mengobarkan semangat bela negara.
“Jangan ragu bicara bela negara. Ini hak dan kewajiban kita bersama. FBN hadir untuk rakyat, bersama rakyat,” katanya.
Acara pelantikan turut dihadiri Direktur Bela Negara Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., Ketua Harian DPP FBN RI Dr. M.D. La Ode, M.Si., Sekjen DPP FBN RI Ahmad Taufik Gumay, serta sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, dan tokoh masyarakat di Kalbar. (ril)








