Pontianak, ZONA Kalbar.id — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat menindaklanjuti arahan Gubernur Kalbar Ria Norsan terkait pengisian malam pergantian tahun. LDII menginstruksikan seluruh jajarannya menggelar kegiatan keagamaan berbasis masjid dan surau.
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto, mengatakan instruksi tersebut dituangkan dalam surat edaran yang bersifat mengikat hingga tingkat paling bawah organisasi. Edaran itu menekankan agar malam tahun baru dimaknai dengan ibadah dan kegiatan sosial.
“Arahan Gubernur Kalbar kami tindaklanjuti dengan meminta seluruh struktural LDII melaksanakan kegiatan keagamaan di masjid, surau, atau musala,” kata Susanto di Pontianak, Minggu, 28 Desember 2025.
Menurut Susanto, edaran tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah yang mengimbau masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan aktivitas positif dan religius. LDII menilai pendekatan tersebut relevan untuk pembinaan moral sekaligus menjaga ketertiban sosial.
Instruksi itu mencakup pelaksanaan pengajian, doa bersama, zikir, serta muhasabah akhir tahun. Kegiatan tersebut secara khusus diarahkan bagi generasi muda LDII, sementara orang tua diminta memastikan keikutsertaan anak-anak mereka.
“Edaran ini bukan sekadar imbauan, tetapi wajib dilaksanakan sampai tingkat PAC di desa dan kelurahan,” ujar Susanto.
Ia menyebut kegiatan keagamaan di malam tahun baru juga menjadi langkah pencegahan terhadap potensi aktivitas negatif yang kerap muncul pada momen pergantian tahun. Dengan kegiatan terpusat di rumah ibadah, LDII berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
“Jika malam pergantian tahun diisi dengan kegiatan keagamaan, maka upaya menjaga ketentraman sosial dapat tercapai,” kata dia.
LDII Kalbar juga mengingatkan agar seluruh kegiatan dilaksanakan secara sederhana, tertib, dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Susanto menegaskan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang religius dan harmonis.
“LDII berkomitmen bersifat konstruktif dan kontributif. Tujuannya mendukung terwujudnya Kalimantan Barat yang aman dan harmonis,” ujarnya.
(ril)








