Sanggau, ZONA Kalbar.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau menggelar advokasi dan koordinasi pelaksanaan transformasi layanan primer Posyandu bersama Tim Penggerak Posyandu lintas sektor tingkat kabupaten di Aula Hotel Harvey, Sanggau, Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung transformasi Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sanggau, Stepanus Jonedi, mengatakan transformasi Posyandu menjadi bagian penting dalam peningkatan pelayanan dasar masyarakat hingga tingkat desa.
“Posyandu ingin kita satukan melalui kerja sama lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih optimal,” kata Stepanus usai kegiatan.
Menurut dia, Dinas Kesehatan juga telah menyampaikan rencana aksi kepada Tim Pembina Posyandu sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam menjalankan program tersebut.
Stepanus menjelaskan, transformasi Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan. Posyandu juga menjadi wadah pelayanan terpadu yang melibatkan berbagai sektor pemerintahan dalam mendukung Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ia menyebutkan, ketentuan itu diperkuat melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur keterlibatan sejumlah OPD dalam pembinaan Posyandu.
“Sekarang ada enam OPD yang memiliki kewajiban membina Posyandu, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, DP2KBP3A, Dinas Sosial, hingga OPD lainnya yang terlibat dalam pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Stepanus, keterlibatan lintas sektor menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan.
Ia menilai, Dinas Kesehatan memiliki peran penting dalam mengintegrasikan seluruh komponen pelayanan agar transformasi Posyandu dapat berjalan efektif.
“Kami ingin menyatukan seluruh komponen dalam enam SPM tersebut agar terbentuk komitmen bersama untuk menciptakan Posyandu yang lebih aktif, bukan hanya meningkat secara kuantitas tetapi juga kualitas pelayanannya,” kata dia.
Stepanus berharap koordinasi dan dukungan lintas sektor terhadap program transformasi layanan primer melalui Posyandu dapat terus diperkuat.
“Keberhasilan program ini sangat tergantung pada kerja sama lintas sektor dalam memberikan pelayanan yang dekat, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat,” tuturnya.
(Butun)
