Pontianak, ZONA Kalbar.id — Dalam sebuah dialog publik bertema “Polisi yang Dicintai Masyarakat”, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi mengajak masyarakat untuk terus memperkuat sinergi bersama kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan kota. Dialog yang disiarkan secara langsung melalui kanal televisi publik nasional ini berlangsung pada Senin, 8 Juli 2025, dan mendapat respons antusias dari publik.
Kombes Pol Adhe tampil sebagai narasumber utama dalam diskusi yang berlangsung interaktif dan terbuka. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kehadiran polisi yang humanis, solutif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Polisi yang dicintai masyarakat adalah mereka yang mau mendengar, hadir saat dibutuhkan, dan mampu memberi solusi,” ujarnya. “Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat Pontianak. Selama saya menjabat, sinergi yang terjalin sangat luar biasa. Alhamdulillah, kondisi kamtibmas di kota ini tetap aman dan kondusif.”
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari upaya pencegahan kriminalitas dan kenakalan remaja, hingga pentingnya melawan penyebaran informasi hoaks.
“Kamtibmas bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Partisipasi aktif masyarakat sangat kami harapkan,” kata Adhe.
Menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai Kapolresta Pontianak, Adhe juga menyampaikan pesan perpisahan sekaligus harapan untuk keberlanjutan kerja sama di bawah kepemimpinan yang baru.
“Saya mohon pamit dan mohon doa agar bisa terus mengabdi dengan baik di tempat tugas berikutnya. Semoga Kapolresta yang baru nanti bisa melanjutkan sinergi positif ini, demi Pontianak yang lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.
Dialog yang ditayangkan secara langsung melalui kanal siaran televisi nasional dan platform streaming daring ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Momen ini dinilai sebagai bentuk nyata keterbukaan Polri dalam membangun komunikasi dua arah dengan publik dan memperkuat kepercayaan bersama. (ril)
Baca Juga: Imigrasi Sanggau Soroti Kawin Campur sebagai Modus TPPO dalam Rapat TIMPORA Sekadau









1 Komentar