Pontianak, ZONA Kalbar.id — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Pimpinan Media Independen (P2MI) Kalimantan Barat menggelar Halal Bihalal dan Ramah Tamah bersama aparat penegak hukum di Hotel Transera Pontianak, Senin, 28 April 2028. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara insan pers dan lembaga penegak hukum di wilayah tersebut.
Acara dihadiri perwakilan dari Kodam XII/Tanjungpura, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, dan Polda Kalbar. Kodam XII/Tpr diwakili Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) Letkol Inf Agung W. Palupi, sementara Kejati Kalbar mengutus Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) I Wayan Gedin Arainta, dan Polda Kalbar diwakili Kasubdit Penmas AKBP Prinanto.
Ketua DPW P2MI Kalimantan Barat, Thomas Mamahani, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga independensi dan akurasi dalam pemberitaan, terutama di bidang hukum dan keamanan.
“Sinergitas ini sangat penting agar media tetap menjadi pilar demokrasi yang mengedepankan kebenaran dan akurasi, khususnya dalam penyajian isu-isu hukum kepada masyarakat,” ujar Thomas.
Ia juga mengungkapkan rencana P2MI Kalbar melakukan audiensi resmi ke sejumlah lembaga penegak hukum, termasuk Kodam XII/Tanjungpura, Polda Kalbar, dan Kejati Kalbar, untuk mempererat kerja sama strategis.
Letkol Inf Agung W. Palupi mengapresiasi langkah P2MI membangun komunikasi yang lebih intens dengan aparat keamanan.
“Media berperan penting dalam membentuk opini publik yang konstruktif. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga dan berkontribusi dalam menciptakan situasi yang kondusif di Kalimantan Barat,” katanya.
Senada, Kasipenkum Kejati Kalbar I Wayan Gedin Arainta mengingatkan pentingnya kehati-hatian media dalam menyajikan pemberitaan, terutama terkait perkara hukum.
“Media harus menjadi corong edukasi hukum kepada masyarakat, bukan sumber keresahan akibat pemberitaan yang tidak terverifikasi,” tegas I Wayan Gedin.
Ia menekankan keterbukaan informasi publik harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan profesionalisme jurnalis, agar masyarakat makin sadar hukum dan cerdas dalam menyerap informasi.
Kegiatan Halal Bihalal diakhiri dengan sesi ramah tamah dan salam-salaman, yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. P2MI Kalbar berharap momentum ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi yang sehat antara media dan aparat penegak hukum, sekaligus mendorong terciptanya pemberitaan yang lebih kredibel dan bermutu di Kalimantan Barat. (ril)
Baca Juga: Paguyuban Pasundan Kalbar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sanggau








