Polresta Pontianak Bongkar Gudang Beras Oplosan SPHP, Enam Ton Disita

Gambar Gravatar
Oplus_131072

Pontianak, ZONA Kalbar.id – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak menggerebek sebuah gudang di Gang Amanah, Jalan Tanjung Raya II, Kecamatan Pontianak Timur, yang diduga menjadi tempat produksi beras oplosan. Dalam penggerebekan pada belum lama ini, polisi menyita sekitar enam ton beras siap edar yang dikemas seolah-olah merupakan produk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas tidak lazim di gudang tersebut. Dari hasil penggerebekan, polisi menemukan alat produksi, mesin jahit karung, timbangan digital, serta 15 ribu karung kemasan SPHP siap pakai.

“Modusnya mencampur dua kilogram beras SPHP asli dengan tiga kilogram beras menir per karung, lalu dijual seolah-olah sebagai beras SPHP,” kata Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Pontianak, Ajun Komisaris Polisi Sulastri, Senin, 7 April 2025.

Menurut Sulastri, beras oplosan tersebut telah diproduksi dan dipasarkan selama empat bulan terakhir, dengan harga jual sekitar Rp62 ribu hingga Rp63 ribu per lima kilogram. Pelaku diperkirakan meraup keuntungan sekitar Rp7 ribu hingga Rp8 ribu per karung.

Polisi juga mengamankan seorang tersangka berinisial P yang diduga sebagai pengelola gudang sekaligus otak di balik praktik pengoplosan ini. Sulastri menambahkan, seluruh karung SPHP yang digunakan pelaku diperoleh melalui pemesanan daring, sementara pasokan beras menir didatangkan dari Pulau Jawa.

“Yang kami amankan sebanyak enam ton yang belum sempat diedarkan ke masyarakat,” ujar Sulastri. Polisi kini tengah mendalami jaringan distribusi dan pemasok bahan baku beras oplosan tersebut. (ril)

Baca Juga: Raja Sanggau: Tidak Ada Tempat bagi Premanisme di Bumi Daranante

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Pos terkait

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar