Bengkayang, ZONA Kalbar.id – Kondisi rumah singgah yang berada di kawasan Bukit Vandereng, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memprihatinkan. Bangunan yang dulunya dibangun sebagai tempat peristirahatan itu kini tampak rusak parah dan dibiarkan tak terurus.
Pantauan di lokasi, sebagian besar atap bangunan sudah berlubang dan lapuk. Dinding-dindingnya dipenuhi coretan vandalisme, sementara semak belukar mengelilingi area rumah singgah. Kerusakan juga terlihat pada tiang penyangga yang mulai keropos, serta toilet yang tak lagi layak digunakan.
“Iya, kondisinya sangat memprihatinkan. Kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab mengelola rumah singgah ini,” kata Ijang Supyadi, pendamping lokal desa Kecamatan Sungai Betung, Senin, 7 April 2025.
Ijang mengaku selama lima tahun bertugas sebagai pendamping desa, belum pernah menerima informasi resmi mengenai status kepemilikan atau pihak yang bertanggung jawab atas bangunan tersebut. Padahal, menurutnya, lokasi rumah singgah terbilang strategis dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata singkat.
“Tempatnya sejuk dan indah. Kalau dirawat dengan baik, ini bisa jadi tempat singgah yang nyaman bagi warga maupun pengunjung yang ingin bersantai atau sekadar berfoto,” ujarnya.
Ijang juga menyebut rumah singgah tersebut sempat difungsikan sebagai kantin, namun hanya bertahan beberapa bulan karena kerusakan yang terus memburuk. Sejak itu, bangunan dibiarkan mangkrak dan tidak lagi digunakan.
Ia berharap pemerintah Kabupaten Bengkayang segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan rumah singgah tersebut. “Bangunan ini dibangun dengan uang rakyat. Seharusnya dirawat, bukan dibiarkan rusak,” katanya.
Lebih lanjut, Ijang mengajak para pemuda di sekitar Desa Suka Maju untuk ikut menjaga dan merawat rumah singgah itu, sembari menanti perhatian dari pemerintah. “Kalau memang mau dijadikan tempat wisata, mari kita rawat bersama-sama,” ujarnya.
(Rinto Andreas)








