Breaking News

Kal-Bar

Puluhan Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Kalbar dan Kalteng Dukung Pembubaran JI Nasional

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Pontianak, zonakalbar.id- Puluhan mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI)  Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah mendukung pembubaran JI Nasional.

Dukungan itu disampaikan dengan melaksanakan deklarasi diri ikut membubarkan organisasi Jamaah Islamiah Nasional,  sabtu 16 November 2024.

Deklarasi berlangsung disalah satu hotel di Kota Pontianak, deklarasi ini dihadiri langsung mantan Ketua Majelis Fatwa Jamaah Islamiyah, Imtihan Syafi’i.

Pada deklrasi tersebut, puluhan mantan anggota Jamaah Islamiyah Kalbar – Kalteng menyatakan mendukung dan mematuhi keputusan pembubaran Jamaah Islamiyah oleh para masyayikh di Bogor tanggal 30 Juni 2024.

Lalu, Siap kembali ke pangkuan negara kesatuan Indonesia dan terlibat aktif mengisi kemerdekaan serta menjauhkan diri dari kelompok tatharrus atau ekstrim.

Kemudian, siap mengikuti peraturan hukum yang berlaku berlaku di NKRI, serta berkomitmen dan konsisten untuk menjalankan hal hal yang merupakan konsekwensi logisnya.

Selanjutnya, siap menyerahkan alat dan senjata kepada aparat yang berwenang jika diantara mantan anggota ada yang memilikinya.

Mantan Ketua Majelis Fatwa Jamaah Islamiyah, Imtihan Syafi’i menyampaikan pembubaran Jamaah Islamiyah dilandasi secara langsung oleh kesadaran dan bertambahnya ilmu.

Ia menerangkan, pihaknya memiliki keyakinan bahwa Ilmu harus selalu menjadi imam atau pimpinan.

“Jadi ketika kami dalam proses mencari ilmu, kami dapati ada kesalahan – kesalahan, sikap – sikap yang kami ambil lalu, jadi kami punya kewajiban untuk memperbaikinya, dan salah satunya ilmu tentang berjamaah ini,” ujarnya.

Bila dahulu pihaknya berfikir bahwa dengan berjamaah Islamiyah akan membawa kebaikan, nyatanya dalam perjalanan muncul kerusakan yang dirasakan sendiri dan masyarakat.

“Kami menyadari itu, dan pada kesempatan ini kami ingin meminta maaf kepada seluruh yang terdampak dengan keberadaan kami, kami meminta maaf kepada negara, dan berterima kasih tentunya, sampai hari ini sudah difasilitasi sedemikian rupa,”tuturnya.

Ia menjelaskan, Deklrasi pembubaran saat ini tidak hanya dilaksanakan di Nasional, namum  tiap daerah di Indonesia akan mendeklarasikan diri untuk pembubaran.

Hal tersebut bertujuan mencegah adanya Splinter (kelompok atau faksi yang terpisah dari badan induk) yang salah paham dengan kebijakan Pusat dan malah bertambah radikal

Pasca deklarasi ini, bersama Densus 88 serta pihak terkait, pihaknya akan terus melakukan pembinaan kepada seluruh mantan anggota agar tetap berada sesuai dengan komitmen.

Pada prosesnya, ia mengatakan Densus 88 melalukan pendekatan yang sangat humanis sebelum hingga akhirnya seluruh pimpinan Jamaah Islamiyah menyatakan untuk melakukan pembubaran.

“Kami dulu punya pemikiran, kami itu memandang densus 88 sebagai tentara musuh, dan ternyata densus 88 juga demikian. Nah bila kedua belah sudut pandangnya seperti itu, maka yang terjadi hanya pertumpahan darah yang tidak ada habisnya, padahal kami semua muslim,” tuturnya.

Hasil dari dialog panjang antara pimpinan Jamaah Islamiyah dan Densus 88, akhirnya pimpinan sampai pada titik memutuskan untuk membubarkan diri.

“Sebelum pembubaran kami memiki pandangan bahwa negeri ini layak untuk dimushi, karena beberapa hal diantaranya tidak memberlakukan hukum Allah, kami salah perspektif itu, padahal nyatanya di negeri ini ada ruang kalau kita memang bersungguh- sungguh menjalankannya, rukun iman, rukun islam semua bisa dijalankan disini, hukum – hukum lainnya juga diterapkan,”

“Jadi, mungkin kemarin kalau saya katakan ada kabut yang menutupi pandangan kami, Alhamdulillah dengan ini kabut ini tersibak, sehingga kami tidak melihat negara ini sebagai musuh lagi, tetapi sebagai bapak yang memberikan kesempatan kepada anak – anaknya menjalankan agamanya sesuai undang- undang yang berlaku, dan Allah SWT,” tutupnya.

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Setelah 2 Bulan Diburu, Penggelap Motor di Sekayam Akhirnya Ditangkap

12 Jun 2026 - 09:11 WIB

Setelah 2 Bulan Diburu, Penggelap Motor di Sekayam Akhirnya Ditangkap

Kasus Bauksit, Kejati Kalbar Kejar Penyidikan, Saksi ESDM Diperiksa di Jakarta

27 Feb 2026 - 08:50 WIB

Kasus Bauksit, Kejati Kalbar Kejar Penyidikan, Saksi ESDM Diperiksa di Jakarta

TNI AL Kodaeral XII Dorong Pesisir Aman dan Sehat Lewat Gerakan Bersih Serentak

17 Feb 2026 - 23:03 WIB

TNI AL Kodaeral XII Dorong Pesisir Aman dan Sehat Lewat Gerakan Bersih Serentak

Bea Cukai dan TNI AL Ungkap Penyelundupan Rotan Ilegal di Pontianak

21 Jan 2026 - 20:42 WIB

Bea Cukai dan TNI AL Ungkap Penyelundupan Rotan Ilegal di Pontianak

Antusiasme Warga Landak Sambut Gerakan Pangan Murah Polsek Ngabang

22 Sep 2025 - 21:00 WIB

Antusiasme Warga Landak Sambut Gerakan Pangan Murah Polsek Ngabang
Trending di Kal-Bar