SANGGAU, ZONA Kalbar — Pemerintah Kabupaten Sanggau berkoordinasi dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia–Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) di Bekasi, Jawa Barat, untuk membahas kuota penerimaan taruna serta memantau perkembangan akademik mahasiswa asal Sanggau.
Koordinasi tersebut dilakukan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau dan staf Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau pada 29 September 2026.
Dalam pertemuan itu, rombongan Pemkab Sanggau diterima Wakil Direktur II PTDI-STTD, Dr. Windi Nopriyanto, serta Ketua Tim Administrasi Akademik, Uriansah Pratama.
Pembahasan mencakup peluang dan kuota penerimaan taruna, perkembangan akademik, serta pembinaan mahasiswa asal Kabupaten Sanggau yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi kedinasan tersebut.
Selain melakukan koordinasi kelembagaan, Susana dan rombongan juga bertemu langsung dengan sejumlah taruna asal Sanggau. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memantau perkembangan pendidikan putra-putri daerah yang tengah mempersiapkan diri untuk berkarier di sektor transportasi darat.
Berdasarkan laporan Wakil Direktur II PTDI-STTD, perkembangan akademik taruna asal Sanggau saat ini dinilai memuaskan. Capaian tersebut menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui akses pendidikan vokasi dan kedinasan.
Susana berpesan agar para taruna mempertahankan prestasi, disiplin, dan integritas selama menjalani pendidikan. Ia juga mengingatkan mereka untuk menjaga nama baik daerah asal.
Pemerintah Kabupaten Sanggau, menurut Susana, berkomitmen memperkuat akses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia bagi generasi muda.
Koordinasi dengan PTDI-STTD diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan, terutama terkait peluang penerimaan taruna serta pemantauan perkembangan mahasiswa asal Sanggau.
Upaya tersebut menjadi salah satu bagian dari pengembangan sumber daya manusia daerah agar generasi muda Sanggau memiliki kompetensi dan daya saing untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja, termasuk di bidang transportasi darat.
(Butun)






