Evakuasi Dramatis Korban Heli Jatuh, 8 Jenazah Diterbangkan ke Pontianak

Evakuasi Dramatis Korban Heli Jatuh, 8 Jenazah Diterbangkan ke Pontianak

Sekadau, ZONA Kalbar.id – Delapan jenazah korban kecelakaan helikopter yang jatuh di sekitar Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, dievakuasi ke Pontianak menggunakan helikopter Puma 2 milik TNI Angkatan Udara, Jumat pagi, 17 April 2026.

Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 08.25 WIB dari halaman Kompi Senapan B, Kelurahan Bunut. Sebelumnya, seluruh jenazah dibawa dari lokasi menggunakan delapan unit ambulans oleh tim gabungan.

Tim evakuasi terdiri atas unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta PMI Kabupaten Sanggau.

“Kami hari ini melakukan evakuasi dari Kompi Senapan B menuju Pontianak,” kata Kepala Bagian Operasi Polres Sekadau, Ajun Komisaris Polisi Sugiyanto, kepada wartawan di lokasi.

Sugiyanto menjelaskan proses pencarian korban berlangsung cukup berat karena tim sempat mengalami kendala titik koordinat.

Menurut dia, tim gabungan berangkat dari Polres Sekadau menuju lokasi berdasarkan koordinat awal yang diterima. Namun, titik tersebut ternyata tidak sesuai dengan lokasi jatuhnya helikopter.

“Kami bergerak bersama tim gabungan menuju titik koordinat awal, tetapi saat tiba di lokasi ternyata titik itu meleset dari tempat kejadian,” ujarnya.

Lokasi pasti baru ditemukan setelah helikopter Basarnas melakukan penyisiran udara dan mengirimkan koordinat yang akurat kepada tim darat.

Setelah menerima koordinat terbaru, tim gabungan segera bergerak menuju lokasi. Medan yang sulit menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

“Untuk menjangkau lokasi tidak mudah karena helikopter jatuh di bawah lereng bukit. Tim harus berjalan kaki lebih dari tiga jam,” kata Sugiyanto.

Puing-puing helikopter akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB pada Kamis sore.

Di lokasi kejadian, seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban ditemukan masih berada di lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya dievakuasi ke Pontianak melalui Bandara Supadio,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air dengan rute Melawi–Kubu Raya mengalami hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Dalam insiden tersebut, terdapat delapan korban meninggal dunia, terdiri atas dua kru dan enam penumpang.

Dua kru yang berada di dalam helikopter adalah Capt. Marinda dan engineer Harun Arasyid. Sementara enam penumpang yang dilaporkan berada dalam penerbangan tersebut yakni Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Meski demikian, identitas seluruh korban masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *