Mempawah, ZONA Kalbar.id — TNI Angkatan Udara (AU) untuk pertama kalinya menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Mempawah. Upacara pembukaan berlangsung di Kecamatan Anjongan, Sabtu, 8 November 2025, menandai keterlibatan perdana Lanud Supadio dalam program yang selama ini identik dengan TNI Angkatan Darat.
Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini, hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forkopimda Mempawah. Kehadiran unsur TNI AD ini memperlihatkan kerja bersama lintas matra dalam mendorong pembangunan di daerah.
“TMMD ini menegaskan bahwa pengabdian TNI tidak dibatasi matra. AD, AL, maupun AU memiliki tujuan yang sama, yakni hadir untuk rakyat dan ikut membangun dari desa”. kata Letkol Ali Isnaini.
Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono, menyebut pelaksanaan TMMD perdana ini sebagai bentuk komitmen TNI AU memperluas pengabdian, tidak hanya menjaga ruang udara, tetapi turut hadir langsung memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami datang bukan untuk seremonial,” ujar Sidik Setiyono. “Program ini untuk bekerja bersama warga membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan. Ini langkah awal keterlibatan TNI AU lebih dekat dengan masyarakat desa.”
Menurut Sidik, sinergi lintas matra serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. “Kebersamaan antarlembaga adalah kekuatan utama mempercepat pembangunan.” katanya.
Sejumlah warga Anjongan menyambut baik program ini. Mereka berharap kehadiran TNI AU dapat memperbaiki fasilitas desa sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong.
Program TMMD di Anjongan diproyeksikan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah Kalimantan Barat. (ril)








