MEMPAWAH, ZONA Kalbar – Komandan Kodim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini mengingatkan prajuritnya agar tidak terlibat dalam praktik percaloan penerimaan anggota TNI. Ia menegaskan proses rekrutmen prajurit tidak dipungut biaya dan tidak boleh disertai janji kelulusan melalui jalur tidak resmi.
Penegasan itu disampaikan Ali saat memberikan pengarahan kepada prajurit dan anggota Kodim 1201/Mempawah dalam kegiatan Jam Komandan di halaman Makodim, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ali meminta seluruh personel mematuhi aturan dan menghindari penyalahgunaan wewenang yang dapat mencoreng nama baik TNI Angkatan Darat. Ia secara khusus mengingatkan agar tidak ada anggota yang meminta imbalan, menjadi perantara berbayar, atau menjanjikan kelulusan kepada calon prajurit.
Babinsa juga diminta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, terutama para pemuda yang berminat mengikuti seleksi TNI. Calon prajurit diimbau mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan dan tidak memberikan uang kepada pihak mana pun dengan alasan menjamin kelulusan.
Peringatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah masyarakat menjadi korban penipuan berkedok penerimaan prajurit. Informasi mengenai persyaratan dan mekanisme seleksi perlu disampaikan secara jelas agar masyarakat tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku memiliki akses untuk meloloskan peserta.
Selain persoalan rekrutmen, Ali meminta personel meningkatkan pemantauan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Babinsa diminta rutin berpatroli di wilayah rawan, berkoordinasi dengan aparat terkait, serta segera mendeteksi potensi kebakaran sebelum meluas.
Pencegahan juga diarahkan kepada masyarakat. Babinsa diminta memperkuat komunikasi dengan pemerintah desa dan warga untuk mengingatkan bahaya membuka lahan dengan cara membakar serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Di tingkat desa, Ali meminta Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pengawasan wilayah, tetapi juga aktif membantu persoalan sosial kemasyarakatan. Kegiatan gotong royong, bantuan bagi warga yang membutuhkan, dan dukungan terhadap pembangunan desa menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial.
Arahan tersebut menempatkan tiga hal sebagai perhatian utama Kodim 1201/Mempawah, yakni menjaga integritas prajurit dalam proses penerimaan TNI, meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla, dan memperkuat kehadiran Babinsa di tengah masyarakat.
Disiplin personel dan keterlibatan langsung di wilayah binaan menjadi penting agar tugas teritorial tidak berhenti pada rutinitas, melainkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(ril)





