SANGGAU, ZONA Kalbar — Bupati Sanggau Yohanes Ontot meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Jannah di Dusun Moling, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Peletakan batu pertama itu menandai dimulainya pembangunan rumah ibadah yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang kebersamaan bagi masyarakat Dusun Moling dan sekitarnya.
Bagi masyarakat setempat, pembangunan Masjid Nurul Jannah bukan sekadar pembangunan fisik. Kehadiran masjid diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sarana ibadah yang lebih layak dan representatif, sekaligus menjadi tempat pembinaan kehidupan keagamaan di tingkat desa.
Yohanes Ontot mengatakan pembangunan sarana ibadah memiliki arti penting dalam mendukung kehidupan sosial masyarakat. Menurut dia, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan warga.
Ia berharap pembangunan Masjid Nurul Jannah dapat dilaksanakan secara bertahap dengan dukungan berbagai pihak, terutama masyarakat setempat.
Pembangunan rumah ibadah, kata dia, membutuhkan semangat gotong royong. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.
Masjid Nurul Jannah nantinya diharapkan menjadi salah satu fasilitas keagamaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat Dusun Moling dan wilayah sekitarnya untuk kegiatan ibadah maupun aktivitas keagamaan lainnya.
Peletakan batu pertama tersebut sekaligus menjadi awal dari proses pembangunan yang membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat hingga masjid dapat digunakan.
Pemerintah Kabupaten Sanggau juga terus mendorong pembangunan fasilitas publik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk sarana keagamaan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat di daerah.
(Butun)






