SANGGAU, ZONA Kalbar — Bupati Sanggau Yohanes Ontot menjadikan Turnamen Bola Voli Pasak Cup V 2026 sebagai bagian dari upaya mencari pemain potensial untuk memperkuat tim Kabupaten Sanggau. Ia meminta pertandingan tidak sekadar menjadi kompetisi antarklub, tetapi juga ruang bagi atlet menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Pasak Cup V 2026 digelar di GOR Bujang Malaka, Sanggau, mulai 2 hingga 12 Oktober 2026. Turnamen tersebut diikuti 44 peserta putri dan 19 tim putra.
Menurut Ontot, kompetisi semacam ini memberi kesempatan kepada pemerintah daerah dan pengelola olahraga untuk melihat langsung kemampuan pemain yang berpotensi dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.
“Harapan kita tentu dengan event-event seperti ini, kita tidak hanya sekadar melihat prestasi di masing-masing klub, tetapi bagaimana kita melihat pemain-pemain yang berpotensi untuk dijadikan pemain andalan,” kata Ontot, Jumat, 2 Oktober 2026.
Ontot mengatakan pemain yang memiliki kemampuan menonjol dapat diproyeksikan memperkuat Sanggau dalam pertandingan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Karena itu, ia meminta para peserta bermain secara serius dan menjunjung sportivitas. Menurut dia, kualitas permainan selama turnamen menjadi salah satu dasar untuk melihat kemampuan masing-masing pemain.
“Klub-klub ini, peserta ini harus bermain secara sportif dan bermain sungguh-sungguh. Sehingga wasit bisa menilai dari permainan yang mereka suguhkan,” ujarnya.
Ontot berharap proses penjaringan tersebut menghasilkan pemain yang benar-benar memiliki kemampuan untuk menjadi bagian dari kekuatan bola voli Sanggau.
Pasak Cup V, dengan demikian, tidak hanya diarahkan sebagai agenda pertandingan tahunan. Kompetisi itu juga ditempatkan sebagai salah satu ruang pencarian bibit atlet yang dapat dipersiapkan untuk membawa nama Sanggau pada kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.
Di sisi lain, penyelenggara menilai pembinaan atlet perlu berjalan beriringan dengan pembenahan fasilitas olahraga. Ketua Panitia Pasak Cup V Imam Darwin Saputra mengatakan sejumlah bagian infrastruktur GOR Bujang Malaka masih membutuhkan perbaikan agar lebih mendukung penyelenggaraan berbagai pertandingan olahraga.
(Butun)






