Mempawah, ZONA Kalbar.id – Kodim 1201/Mempawah mempercepat realisasi program ketahanan pangan nasional. Komandan Kodim 1201/Mph, Letkol Czi Ali Isnaini, Senin (27/10) meninjau langsung progres proyek cetak sawah di tiga titik strategis: Desa Sungai Nipah dan Peniti Luar di Kecamatan Jongkat, serta Desa Wajok Hilir, yang menjadi kawasan penyangga pangan Kabupaten Mempawah.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai target luas lahan dan jadwal pengerjaan. Dalam kunjungan tersebut, Letkol Ali berdialog dengan petani dan kelompok tani penerima manfaat guna menampung kendala teknis serta kesiapan pascapanen.
“Program ini bukan sekadar membuka lahan baru, tapi memastikan sawah tersebut benar-benar produktif dan berkelanjutan,” ujar Letkol Ali Isnaini di sela kegiatan. Ia menegaskan, dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan diwujudkan melalui pendampingan nyata di lapangan.
Menurut Ali, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam membangun kemandirian pangan daerah. Ia menyebut kawasan Jongkat dan Wajok memiliki potensi menjadi lumbung pangan baru di Kalimantan Barat.
“Setiap hektar lahan yang dicetak harus memberi manfaat ekonomi langsung bagi petani. Ini investasi jangka panjang untuk kedaulatan pangan nasional,” katanya.
Peninjauan di tiga desa tersebut menjadi bagian dari upaya Kodim 1201/Mempawah menjaga ritme akselerasi menjelang masa tanam berikutnya. Kodim menargetkan Mempawah dapat berkontribusi signifikan dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan lahan produktif dan berkelanjutan. (ril)








