Bengkayang, ZONA Kalbar.id – Jalan Lintas Negara di Kecamatan Lebo, Kabupaten Bengkayang, mengalami kerusakan parah. Lubang menganga di tengah badan jalan ditandai dengan dahan pelepah kayu kering sebagai peringatan bagi pengguna jalan, Sabtu (22/3/2025).
Kerusakan jalan ini menimbulkan kekhawatiran warga setempat dan pengguna jalan. Mereka khawatir jika dibiarkan terlalu lama, kondisi jalan akan semakin memburuk dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Hendra, warga Sanggau Ledo yang tengah dalam perjalanan menuju Kota Singkawang, menyampaikan keprihatinannya saat ditemui oleh awak media.
“Menurut saya, sebaiknya jalan ini segera diperbaiki atau setidaknya ditimbun dengan tanah atau batu. Mau sampai kapan dibiarkan seperti ini? Apalagi jalan ini adalah akses utama yang menghubungkan Pontianak-Bengkayang hingga ke Kecamatan Jagoi Babang yang berbatasan dengan Malaysia,” ujar Hendra.
Ia menambahkan bahwa kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berisiko merugikan pengguna jalan.
“Saya berharap para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, ekstra hati-hati saat melintas di jalan berlubang ini,” kata Hendra.
Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Marville Rondonuwu, juga angkat bicara terkait persoalan ini. Melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp, Marville menilai pemerintah terkesan menutup mata terhadap kerusakan jalan tersebut.
“Ini kan tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Jangan seolah-olah tidak tahu dan jangan tutup mata terhadap kondisi seperti ini. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan sama sekali,” tegas Marville.
Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan berlarut-larut, kerusakan akan semakin parah dan membahayakan keselamatan pengendara. Ia mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan konkret guna memperbaiki jalan tersebut.
Pewarta: Rinto Andreas
Baca Juga: Peredaran Daging Ilegal Malaysia di Pontianak: Bisnis Gelap Tanpa Pengawasan









1 Komentar