Bengkayang, ZONA Kalbar.id – Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Kalimantan Barat bekerja sama dengan pengusaha asal Bengkayang, Edison, menyalurkan bibit karet klon IRR 112 kepada kelompok tani di Kabupaten Bengkayang, Jumat (28/2/2025).
Penyerahan bibit yang berlangsung pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Bengkayang, yang diwakili oleh Asisten II. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Gapkindo Kalimantan Barat dalam meningkatkan produktivitas sektor perkebunan, khususnya komoditas karet.
“Karet adalah komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah. Dengan adanya bantuan bibit unggul ini, diharapkan kualitas dan kuantitas produksi karet di Bengkayang dapat meningkat, sehingga mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional,” ujarnya.
Selain itu, penggunaan bibit unggul juga dinilai dapat mempercepat masa panen serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit. Hal ini diyakini akan berdampak signifikan terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani, terlebih di tengah tren harga karet yang kian membaik di pasar global.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Gapkindo Kalimantan Barat yang telah berkontribusi dalam penyediaan bibit karet ini. Kerja sama seperti ini penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan di Kabupaten Bengkayang,” lanjutnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sistem pertanian yang kuat. Pihaknya berterima kasih kepada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Barat yang telah menjembatani kerja sama ini, sehingga Bengkayang bisa menjadi salah satu daerah penerima bantuan bibit karet.
“Kami berharap para petani penerima bantuan dapat memanfaatkan bibit ini dengan optimal, mengikuti petunjuk teknis penanaman dan perawatan yang diberikan oleh penyuluh pertanian. Dengan begitu, bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil yang maksimal,” tutupnya.
Pemerintah juga mendorong para petani untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pelatihan dan penyuluhan yang diselenggarakan oleh penyuluh pertanian di wilayah masing-masing.
Pewarta: Rinto Andreas
Baca Juga: DLH Bengkayang Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh Peternakan Ayam









1 Komentar