Kapolda Kalbar Dukung Inovasi Bioteknologi dalam Budidaya Jagung di Bengkayang

Gambar Gravatar

Bengkayang, zonakalbar
.id – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto menghadiri acara penerapan inovasi bioteknologi budidaya jagung di Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, pada Jumat (17/01).

Program ini menjadi bagian dari upaya sinergis antara kepolisian, TNI, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat penting, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalbar dan Kabupaten Bengkayang, serta tokoh masyarakat dan akademisi. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pendekatan berbasis teknologi, khususnya dalam menghadapi tantangan lahan marginal, perubahan iklim, serta ancaman hama dan penyakit.

Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan nasional.

“Kalimantan Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian. Dengan penerapan bioteknologi, kita tidak hanya mengoptimalkan hasil panen, tetapi juga menjawab tantangan pertanian modern,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan bahwa inovasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan petani dan menjadi model percontohan bagi daerah lain di Indonesia.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Harry Hadisoemantri, Letkol Pnb. Dion Aridito, menyampaikan apresiasinya atas ditunjuknya Lanud sebagai lokasi penerapan inovasi bioteknologi.

“Saya merasa bangga dan terhormat karena Lanud Harry Hadisoemantri dijadikan tempat implementasi teknologi pertanian ini. Ini merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujar Dion.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda juga mengapresiasi peran akademisi, khususnya Prof. Dr. Ir. Ali Zum Azhor, M.S., yang telah berkontribusi dalam memberikan dukungan ilmu dan teknologi bagi keberhasilan program ini.

“Keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari peran ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikombinasikan dengan aksi nyata di lapangan,” imbuh Kapolda.

Menutup sambutannya, Kapolda berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan menjadi model percontohan bagi wilayah lain di Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, khususnya Danlanud Harry Hadisoemantri yang telah menyediakan lahan dan fasilitas untuk program ini,” tutupnya.

Dengan penerapan bioteknologi dalam pertanian, diharapkan Kalimantan Barat dapat menjadi salah satu daerah yang memimpin inovasi ketahanan pangan nasional.

Pewarta: Rinto Andreas

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Pos terkait

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *