Breaking News

Bengkayang

Ketua AMAR Bengkayang Soroti Minimnya Perhatian Pemkab terhadap Media

badge-check

Ketua AMAR Bengkayang Soroti Minimnya Perhatian Pemkab terhadap Media Perbesar

Bengkayang, ZONA Kalbar.id – Ketua Aliansi Masyarakat Akar Rumput (AMAR) Bengkayang, Fransiskus Asok, menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkayang terhadap media yang bertugas di daerah tersebut. Ia menilai, peran pers sebagai pilar keempat demokrasi belum mendapat dukungan yang semestinya dari pemerintah daerah.

“Media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga memiliki fungsi pengawasan dan edukasi bagi masyarakat. Sayangnya, Pemkab Bengkayang terkesan kurang memberikan ruang bagi media untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Asok saat ditemui di Bengkayang, Kamis (6/3).

Salah satu indikator minimnya perhatian pemerintah, kata Asok, terlihat dari alokasi anggaran kerja sama publikasi yang terbatas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bengkayang. Ia menegaskan bahwa keberadaan media sangat penting dalam menyosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat.

“Dalam sistem negara, ada empat pilar utama: eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers. Media memiliki peran strategis dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan,” katanya.

Menurut Asok, media di Bengkayang seolah tidak dianggap sebagai bagian dari pembangunan daerah. Bahkan, dalam berbagai agenda resmi, kehadiran jurnalis kerap diabaikan. Ia mencontohkan sebuah acara penyambutan bupati dan wakil bupati, di mana peran media sama sekali tidak disebutkan dalam sambutan resmi.

“Seakan-akan media itu tidak ada. Padahal, media memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi ke publik. Jika di daerah lain media diberikan ruang, mengapa di Bengkayang masih diabaikan?” tegasnya.

Asok juga mengingatkan bahwa keberadaan media telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam regulasi tersebut, media disebut sebagai bagian dari pembangunan nasional yang memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi secara objektif dan berimbang.

Ia berharap Pemkab Bengkayang, terutama Diskominfo, lebih aktif membina hubungan dengan media lokal. “Kominfo seharusnya menjadi jembatan antara pemerintah dan media, bukan malah menutup akses atau mengabaikan keberadaan pers,” ujarnya.

Selain itu, Asok menegaskan pentingnya profesionalisme di kalangan jurnalis. Ia berharap media di Bengkayang tetap menjalankan tugasnya secara independen dan bertanggung jawab dalam menyuarakan kepentingan publik.

“Sehebat apa pun program pemerintah, tanpa media, penyampaiannya tidak akan optimal. Karena itu, saya mengajak seluruh elemen di Bengkayang, termasuk pemerintah daerah, untuk menjadikan media sebagai mitra strategis dalam membangun daerah ini,” pungkasnya.

(Rinto Andreas)

Baca Juga: Pembagian Beras di Bengkayang Diduga Tak Sesuai Prosedur, Warga Keluhkan Pungutan dan Syarat Gotong Royong

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bukan Sekadar Patroli Karhutla, Kapolsek Monterado Juga Bantu Warga

5 Sep 2026 - 13:25 WIB

Bukan Sekadar Patroli Karhutla, Kapolsek Monterado Juga Bantu Warga

Proyek Jalan Anjungan–Bengkayang Masih Berjalan, Kontraktor Bantah Tudingan Pekerjaan Asal Jadi

26 Jun 2026 - 13:54 WIB

Proyek Jalan Anjungan–Bengkayang Masih Berjalan, Kontraktor Bantah Tudingan Pekerjaan Asal Jadi

Peringati Hari Bhayangkara, Polsek Sungai Raya Kepulauan Gelar Bhakti Religi

21 Jun 2026 - 15:15 WIB

Peringati Hari Bhayangkara, Polsek Sungai Raya Kepulauan Gelar Bhakti Religi

Bidpropam Polda Kalbar Turun ke Kebun, Panen Jagung Bersama Petani

20 Mei 2026 - 14:11 WIB

Bidpropam Polda Kalbar Turun ke Kebun, Panen Jagung Bersama Petani

Lahan Transmigrasi di Cempaka Bengkayang Diduga Beralih Jadi Tambang Emas Ilegal

3 Mei 2026 - 10:31 WIB

Lahan Transmigrasi di Cempaka Bengkayang Diduga Beralih Jadi Tambang Emas Ilegal
Trending di Bengkayang