Sanggau, ZONA Kalbar.id— General Manager DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, meninjau langsung lokasi kecelakaan tunggal bus DAMRI rute Sintang–Pontianak di tikungan Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin, 6 April 2026. Insiden yang terjadi sehari sebelumnya itu mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka.
Bukhari mengatakan, pihak DAMRI bersama kepolisian masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kecelakaan. “Proses investigasi masih berlangsung, baik dari tim internal kami maupun dari kepolisian, untuk memastikan penyebab kejadian ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. “Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Bukhari.
Ia memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Penumpang yang mengalami luka berat dirujuk ke rumah sakit, sementara korban lain mendapat perawatan di fasilitas kesehatan di Sanggau. “Kami bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban,” kata dia.
Berdasarkan data perusahaan, jumlah penumpang dalam perjalanan tersebut tercatat sebanyak 31 orang. Namun, tidak seluruhnya mengalami luka. “Sebagian penumpang tidak mengalami cedera, sementara lainnya mengalami luka ringan hingga berat,” ucap Bukhari.
Terkait dugaan penyebab kecelakaan, termasuk isu rem blong, Bukhari belum memberikan kepastian. Ia menegaskan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan masa uji kir masih berlaku saat keberangkatan. “Kami masih menunggu hasil investigasi. Semua akan dibuka secara transparan,” katanya.
Ia juga menyebut sistem kamera pengawas (CCTV) di dalam bus berfungsi dan kini menjadi bagian dari bahan pemeriksaan untuk mengungkap kronologi kecelakaan.
Meski insiden terjadi, DAMRI memastikan operasional layanan, termasuk rute Sintang–Pontianak, tetap berjalan normal. “Kami tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan pelanggan dalam setiap operasional,” ujar Bukhari.
(Butun)
