Bukan Cuma Razia! Polisi Bikin Pos Istirahat Gratis untuk Ojol di Pontianak

Bukan Cuma Razia! Polisi Bikin Pos Istirahat Gratis untuk Ojol di Pontianak

Pontianak, ZONA Kalbar.id — Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat bersama Polresta Pontianak menggencarkan penertiban penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong, sekaligus merangkul komunitas ojek online (ojol) dan komunitas kendaraan bermotor dalam kampanye keselamatan berlalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Valentinus Asmoro, mengatakan penindakan terhadap knalpot brong membawa dampak positif bagi ketertiban umum, keselamatan jalan, serta kenyamanan masyarakat.

“Penindakan terhadap penggunaan knalpot tidak standar membawa berbagai dampak positif, baik dari sisi hukum, sosial, maupun lingkungan,” kata Valentinus, Sabtu, 25 April 2026.

Menurut dia, salah satu dampak paling nyata adalah penurunan polusi suara. Suara knalpot brong yang melebihi ambang batas dinilai mengganggu ketenangan warga, terutama di kawasan permukiman, sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah.

Selain itu, kebisingan juga berpotensi mengganggu konsentrasi pengguna jalan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Suara ledakan dari knalpot brong dapat mengejutkan pengendara lain dan memicu distraksi saat berkendara,” ujarnya.

Valentinus menegaskan penertiban rutin juga menjadi bagian dari upaya membangun kepatuhan hukum di jalan raya. Menurut dia, masyarakat perlu memahami bahwa modifikasi kendaraan tetap harus memperhatikan standar keselamatan dan kenyamanan publik.

Di sisi lain, Ditlantas Polda Kalbar juga memastikan proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengemudi ojek online dan komunitas kendaraan bermotor dapat dilakukan secara mudah dan efisien.

“Bagi rekan-rekan ojol, waktu adalah uang. Karena itu efisiensi pelayanan menjadi kunci utama,” katanya.

Ia menilai komunitas ojol dan kelompok kendaraan bermotor memiliki posisi strategis dalam edukasi keselamatan berlalu lintas karena intensitas mereka berada di jalan jauh lebih tinggi dibanding pengguna jalan lainnya.

Menurut Valentinus, mereka dapat menjadi teladan di jalan raya, mulai dari penggunaan helm standar SNI, kepatuhan terhadap rambu, hingga tidak melawan arus.

Selain itu, komunitas juga dinilai efektif dalam menyebarkan edukasi keselamatan melalui pendekatan sesama rekan, seperti pelatihan safety riding, briefing sebelum touring, hingga kampanye melalui media sosial dan aplikasi digital.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengajak seluruh komunitas ojol dan motor untuk berkomitmen mewujudkan kawasan Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya bebas knalpot brong.

“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suaranya. Mari kita jadikan Pontianak dan Kubu Raya zero knalpot brong,” kata Endang.

Ia menegaskan kepolisian tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga pendekatan persuasif dengan merangkul para pengendara.

Sebagai bentuk dukungan, Polresta Pontianak bersama Ditlantas Polda Kalbar menghadirkan layanan safety riding, pelayanan SIM dan Samsat keliling, serta servis kendaraan untuk memudahkan administrasi dan meningkatkan kenyamanan kendaraan para pengemudi.

Selain itu, polisi juga menyiapkan Pos Ojek Online Kamtibmas di kawasan Bundaran Kuntum, memanfaatkan bangunan pos polisi lama sebagai tempat istirahat pengemudi ojol.

“Rekan-rekan bisa beristirahat, mengisi daya telepon seluler, atau menunggu orderan di pos tersebut,” ujarnya.

Endang juga menyinggung pentingnya kepatuhan terhadap fasilitas penyeberangan pejalan kaki, termasuk pelican crossing di Jalan Gajah Mada yang sempat viral di media sosial.

Ia meminta para pengemudi ojol dan komunitas motor menjadi contoh bagi pengguna jalan lain untuk berhenti saat lampu penyeberangan menunjukkan warna merah.

“Ini menjadi preseden buruk jika tidak kita perbaiki. Kami berharap rekan-rekan ojol menjadi pelopor tertib berlalu lintas,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Paguyuban KSB Ojek Online Pontianak, Heriyanto, mengapresiasi langkah Polresta Pontianak yang menyediakan pos khusus bagi pengemudi ojol.

Menurut dia, fasilitas tersebut sangat membantu para pengemudi dari berbagai aplikasi untuk berteduh dari panas dan hujan sambil menunggu orderan.

“Adanya tempat ini menjadi sarana bagi para ojol untuk berkumpul dan menunggu orderan bersama,” kata Heriyanto.

(ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *