Bengkayang, ZONA Kalbar.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah desa di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terendam banjir. Salah satu wilayah yang masih terdampak adalah Kecamatan Jagoi Babang, tepatnya di Dusun Pareh, Desa Semunying, Desa Sinar Baru, Sentimo, dan Batu Belang. Hingga Kamis (6/2), banjir di kawasan ini belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkayang, Damianus, S.H., M.Si., turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi warga terdampak serta memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
“Ini sudah hari ke-20 sejak banjir melanda. Kami berencana menuju dapur umum di Bukit Belang, namun akses menuju Aruk terputus di daerah Pareh,” ujar Damianus saat ditemui di lokasi.
Ia juga mengajak masyarakat dan para donatur untuk ikut berkontribusi dalam membantu warga terdampak. “Kami berharap ada uluran tangan dari berbagai pihak untuk membantu saudara-saudara kita di Sentimo, Sinar Baru, dan Batu Belang. Hingga saat ini, banjir masih tinggi dan belum ada tanda-tanda surut,” katanya.
Selain itu, Damianus mengimbau warga yang melintasi kawasan banjir agar tetap waspada. “Kondisi arus masih deras, ini adalah banjir kiriman dari Malaysia. Kami juga mengingatkan agar berhati-hati terhadap kemungkinan munculnya binatang berbahaya seperti ular,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa upaya penanganan terus dilakukan oleh berbagai pihak. “Hari ini kami turun untuk memantau tim yang bekerja di lapangan. Ada personel dari Tagana, Dinas Sosial, Forkopimcam, serta TNI dan Polri yang dikerahkan. Di dapur umum, ibu-ibu PKK turut membantu dalam menyediakan makanan bagi warga yang dievakuasi, termasuk balita, lansia, dan ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus,” pungkas Damianus.
Pewarta: Rinto Andreas
Baca Juga Artikel Kabupaten Bengkayang Lainnya: Diduga Korupsi dalam Proyek ODF di Desa Sumber Karya, Warga Pertanyakan Transparansi








