Dari PLBN hingga Jembatan Entikong Sampah dan Rumput Liar Dibersihkan

Gambar Gravatar

Sanggau, ZONA Kalbar.id — Kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, dibersihkan secara terpadu pada Jumat pagi, 13 Februari 2026. Aksi yang dikemas dalam Gerakan Indonesia Asri itu menyasar koridor utama perbatasan yang selama ini menjadi jalur keluar-masuk orang dan barang antara Indonesia dan Malaysia.

Sejak pukul 08.00 WIB, personel gabungan dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga pelajar dan mahasiswa menyisir area sekitar PLBN. Titik pembersihan mencakup jalur dari kompleks PLBN menuju Masjid Al-Muhajirin, kawasan Imigrasi, Karantina, Bea Cukai, hingga lingkungan Pamtas. Kegiatan juga menjangkau Kantor Camat Entikong, Jembatan Entikong, serta sejumlah pusat aktivitas warga.

Bacaan Lainnya

Bupati Sanggau Yohanes Ontot yang memimpin kegiatan itu menyatakan penataan kawasan perbatasan tidak bisa dilepaskan dari citra Indonesia sebagai negara yang berbatasan langsung dengan negara lain. Menurut dia, Entikong sebagai gerbang internasional perlu ditata secara konsisten, bukan hanya menjelang agenda tertentu.

Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono mengatakan keterlibatan lintas instansi diperlukan agar penanganan kebersihan tidak bersifat sporadis. Ia menilai wilayah perbatasan merupakan etalase negara sehingga perlu dikelola secara berkelanjutan.

“Perbatasan adalah beranda terdepan negara. Penanganannya tidak bisa parsial, harus melibatkan semua unsur,” kata Sudarsono di sela kegiatan.

Selain personel Polres Sanggau dan Polsek Entikong, kegiatan itu juga diikuti Satgas Pamtas, unsur Imigrasi, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Karantina, serta pelajar dari SMKN 1 Entikong, SMAN 1 Entikong, dan SMPN 3 Entikong. Mahasiswa STKIP juga terlibat dalam pembersihan di sejumlah titik.

Keterlibatan pelajar dan mahasiswa dinilai penting untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan sejak dini. Namun, sejumlah warga berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada aksi simbolik, melainkan diikuti pengelolaan sampah yang lebih sistematis, termasuk penyediaan fasilitas dan pengawasan rutin.

Sejumlah titik yang selama ini menjadi perhatian adalah area sekitar pusat aktivitas ekonomi dan jalur penghubung menuju fasilitas pelayanan publik. Dalam kegiatan tersebut, peserta mengangkut sampah, memangkas rumput liar, dan merapikan fasilitas umum yang berada di sepanjang koridor perbatasan.

Upaya penataan kawasan Entikong menjadi bagian dari strategi memperkuat wajah perbatasan sebagai ruang representatif. Selain fungsi keamanan dan pelayanan lintas negara, aspek kebersihan dan tata ruang menjadi indikator kesiapan daerah dalam mengelola wilayah strategis nasional.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Pos terkait

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *