SANGGAU, ZONA Kalbar — Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena menilai tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
Hal itu disampaikan Susana saat menghadiri Pesta Syukur 25 Tahun Perjalanan Tahbisan Imamat RD. John Eddi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus, Batang Tarang, Sabtu, 19 September 2026.
Perayaan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama dan pejabat daerah, di antaranya Uskup Agung Emeritus Keuskupan Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, Vikjen Keuskupan Sanggau RD. Richardus Riadi, para pastor, suster, biarawan dan biarawati, serta Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki.
Dalam kesempatan itu, Susana menyampaikan ucapan selamat atas 25 tahun pengabdian RD. John Eddi sebagai imam. Ia berharap perjalanan pelayanan tersebut terus memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.
Menurut Susana, peran tokoh agama tidak hanya berkaitan dengan pembinaan kehidupan spiritual. Tokoh agama juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun kepedulian, memperkuat gotong royong, menjaga perdamaian, dan menumbuhkan sikap saling menghormati.
“Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Susana.
Ia mengatakan keberagaman yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sanggau perlu dirawat bersama. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat.
Susana berharap pengabdian RD. John Eddi selama 25 tahun dapat menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada umat sekaligus berkontribusi bagi kehidupan sosial masyarakat.
Peringatan seperempat abad tahbisan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pelayanan RD. John Eddi sekaligus memperkuat pesan tentang pentingnya menjaga persaudaraan dan toleransi di Kabupaten Sanggau.
(Butun)





