Warga Desak Penertiban Tongkang Bauksit di Perairan Simpang Hilir

Gambar Gravatar

Kayong Utara, ZONA Kalbar.id — Sebuah kapal tongkang yang diduga mengangkut ribuan meter kubik bauksit dilaporkan berlabuh di pinggiran muara Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (20/2/2026). Keberadaan tongkang tersebut menuai keluhan dari masyarakat setempat, terutama nelayan di Desa Nipah Kuning.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, aktivitas tongkang yang berlabuh di lokasi tersebut dinilai mengganggu ruang tangkap nelayan tradisional. Ia menyebut, peringatan kepada pihak kapal telah berulang kali disampaikan, namun belum diindahkan.

“Sudah sering kami ingatkan agar tidak berlabuh sembarangan. Keberadaan tongkang itu sangat mengganggu mata pencaharian nelayan kecil di sekitar perairan,” ujarnya.

Warga juga mengaku pernah menyampaikan persoalan serupa melalui audiensi dengan DPRD Kayong Utara pada 2022. Dalam pertemuan itu, masyarakat meminta adanya penertiban terhadap kapal-kapal tongkang yang berlabuh di kawasan muara.

“Kami berharap instansi terkait dapat memberikan sanksi tegas terhadap tongkang yang berlabuh di pinggiran muara Teluk Melano,” kata dia.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Teluk Batang wilayah kerja Teluk Melano belum memberikan tanggapan saat dihubungi.

Pantauan di lapangan menunjukkan, tongkang yang diduga bermuatan bauksit tersebut masih berada di lokasi dan belum berpindah dari area muara Teluk Melano.

(ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *