Sambas, ZONA Kalbar.id — Proyek penimbunan halaman Puskesmas Sungai Baru di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, menuai sorotan dari warga dan pemerhati infrastruktur. Pekerjaan yang digarap CV Dungun Sebatang dengan pagu anggaran sekitar Rp189 juta itu disebut tidak memenuhi ketentuan teknis, terutama terkait kerataan permukaan dan ketebalan timbunan.
Warga menilai kondisi lahan yang merupakan kawasan rawa membutuhkan pemadatan maksimal agar tidak terjadi penurunan di kemudian hari. Selain itu, turap penahan tanah hanya dipasang pada bagian sisi tertentu.
“Kami heran, kenapa hanya bagian pinggir saja yang diturap. Bagian depan dibiarkan begitu saja, nanti timbunannya bisa hanyut ke parit,” ujar seorang warga yang juga mengaku memahami teknik pekerjaan tanah, Rabu, 27 November 2025.
Saat tim media mencoba meminta penjelasan kepada salah satu pekerja di lokasi, jawaban yang diterima dinilai kurang profesional. “Kami hanya kerja sesuai perintah,” kata pekerja tersebut singkat.
Kritik serupa juga datang dari warga yang tinggal di sekitar fasilitas kesehatan itu. Menurutnya, ini merupakan penimbunan kali kedua, tetapi permukaan lahan masih terlihat miring. Ia juga menyayangkan papan proyek yang dicabut tak lama setelah dipasang.
“Itu papan proyek hanya dipasang sebentar, lalu diambil lagi. Seharusnya dibiarkan terpasang agar publik tahu anggarannya,” ujar warga tersebut.
Masyarakat meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Kesehatan Sambas, Ponidi, memastikan mutu pekerjaan sesuai standar mengingat anggaran yang digunakan tergolong besar.
“Kami berharap pihak terkait benar-benar mengawasi kualitas proyek ini. Jangan sampai uang negara terbuang percuma,” ucap warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas belum memberikan keterangan resmi terkait temuan warga tersebut.
(RYANDRA)
