Mempawah, ZONA Kalbar.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Kamis, 26 Maret 2026. Api yang membakar area lahan kering dilaporkan sempat meluas dipicu cuaca panas dan tiupan angin.
Personel TNI dari Koramil 1201-02/Sungai Pinyuh bersama aparat kepolisian dan tim Manggala Agni dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Sejumlah Babinsa yang terlibat di antaranya Sertu Burhansyah, Serda Tajit, Sertu Kusmantoro, dan Serda Setia Hadi Prabowo.
Di lapangan, petugas berupaya mengendalikan api dengan peralatan pemadam yang tersedia. Selain penyemprotan, tim juga membuat sekat bakar guna mencegah api merembet ke area lain yang lebih luas.
Upaya pemadaman dilakukan di tengah kondisi cuaca yang mempercepat penyebaran api. Hingga proses penanganan berlangsung, petugas terus berupaya melokalisasi titik-titik api agar tidak menjalar ke lahan di sekitarnya.
Komandan Kodim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini mengatakan penanganan karhutla membutuhkan respons cepat dan koordinasi lintas instansi. Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak di lapangan menjadi faktor penting untuk mengendalikan kebakaran.
Selain pemadaman, petugas juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah pencegahan dinilai krusial mengingat kondisi cuaca yang rentan memicu kebakaran.
Peristiwa ini kembali menunjukkan potensi karhutla di wilayah Mempawah masih tinggi, terutama saat cuaca panas dan angin kencang. Upaya pengawasan dan pencegahan dinilai menjadi kunci untuk menekan kejadian serupa.
(ril)

