Sanggau, ZONA Kalbar.id — Program Makan Bergizi Gratis mulai dijalankan di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Program yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sanggau ini menyasar hampir seribu pelajar tingkat SMP dan SMA sebagai upaya pemenuhan gizi dasar anak usia sekolah.
Pelaksanaan perdana program tersebut berlangsung Selasa, 3 Februari 2026, dengan lokasi distribusi terpusat di wilayah Kecamatan Beduai. Program ini dijalankan oleh Yayasan Satu Pelukan Indonesia dan difokuskan pada penyediaan makanan sehat dan seimbang bagi pelajar.
Pada tahap awal, Program Makan Bergizi Gratis menyasar dua sekolah negeri, yakni SMP Negeri 01 Beduai dan SMA Negeri 01 Beduai. Total penerima manfaat tercatat sebanyak 992 orang, terdiri atas siswa dan tenaga pendidik.
Di SMP Negeri 01 Beduai, sebanyak 459 siswa dan 31 guru tercatat sebagai penerima. Sementara di SMA Negeri 01 Beduai, program menjangkau 471 siswa dan 31 guru. Dengan cakupan tersebut, sebagian besar komunitas sekolah di dua satuan pendidikan itu telah terlayani.
SPPG Kecamatan Beduai berlokasi di Dusun Tanjung Ungan, Desa Bereng Berkawat. Pengelolaan layanan berada di bawah Yayasan Satu Pelukan Indonesia yang berkedudukan di Dusun Muara Ilai, Desa Sungai Ilai. Yayasan ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi anak dan remaja usia sekolah.
Menu yang disediakan dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian pelajar. Paket makanan terdiri dari nasi putih, telur, tumis sayuran berupa wortel, kol, dan kacang panjang, tahu, serta buah semangka. Komposisi tersebut ditujukan untuk mencukupi asupan protein, serat, vitamin, dan energi.
Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana menyatakan program ini berpotensi memberi dampak langsung terhadap kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. Menurut dia, kecukupan gizi menjadi faktor penting dalam mendukung proses pendidikan.
“Ketersediaan makanan bergizi akan membantu pelajar lebih fokus mengikuti pembelajaran dan menunjang tumbuh kembang mereka,” kata Heri. Ia menambahkan, kepolisian siap mendukung pelaksanaan program agar berjalan aman dan berkelanjutan.
Pelaksanaan program mendapat respons positif dari pihak sekolah. Selain membantu pemenuhan gizi pelajar, program ini juga dinilai dapat meringankan beban orang tua dalam menyiapkan bekal harian anak.
Ke depan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat diperluas ke sekolah lain di wilayah Kabupaten Sanggau agar manfaatnya menjangkau lebih banyak pelajar.
(Butun)








