Mempawah, ZONA Kalbar.id — Peringatan Hari Bela Negara di Kabupaten Mempawah kembali digelar, Jumat (19/12/2025). Namun, bagi Komandan Kodim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, makna bela negara tidak berhenti pada upacara tahunan.
Ali Isnaini mengatakan, bela negara semestinya dipahami sebagai sikap hidup yang tercermin dalam perilaku sehari-hari warga, bukan sekadar agenda seremonial. “Bela negara adalah kesadaran kolektif. Disiplin, kepedulian sosial, dan menjaga persatuan adalah bentuk nyatanya,” kata Ali usai mengikuti upacara di halaman Kantor Bupati Mempawah.
Upacara yang dipimpin Wakil Bupati Mempawah tersebut diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, aparatur sipil negara, pelajar, dan sejumlah elemen masyarakat. Meski berlangsung khidmat, Ali menilai tantangan kebangsaan saat ini menuntut langkah yang lebih konkret dari seluruh lapisan masyarakat.
Menurut dia, kompleksitas persoalan bangsa mulai dari polarisasi sosial hingga menurunnya solidaritas menjadikan nilai bela negara relevan untuk diterjemahkan dalam kehidupan sosial. Peran generasi muda, kata Ali, menjadi kunci dalam menjaga persatuan dan toleransi di tengah perbedaan.
“Menjaga Indonesia bukan hanya tugas aparat negara. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Peringatan Hari Bela Negara di Mempawah menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak hanya dibangun melalui simbol dan upacara, melainkan melalui konsistensi warga dalam merawat persatuan dan gotong royong dari lingkungan terdekat.
(ril)








